Sebenarnya jika kita berbicara tentang kehidupan maka akan timbul berbagai macam pertanyaan yang terbesit. Lalu bagaimana kita menyikapi kehidupan yang sedang kita lalui? Jawabannya sendiri cukup mudah sekaligus rumit. Setiap orang memiliki akal yang dapat digunakan untuk berfikir sedemikian rupa, dari mulai hal kecil seperti makan sampai hal yang rumit seperti apa yang harus dilakukan di kemudian hari tentu bisa kita pikirkan melalui akal.
Mengulik dari judul, saya akan lebih membahas tentang kilas kehidupan secara gamblang dan cara untuk menemukan jalan hidup kita masing-masing.
Terlepas dari ideologi-ideologi yang diajarkan oleh agama dan masyarakat tiap daerah, saya akan menjelaskan sedikit tentang pondasi prinsip dasar kehidupan. Nalar setiap manusia adalah mencari kebenaran menurut versinya sendiri karena segala sesuatu itu pada dasarnya tidak ada yang sepenuhnya benar dan sepenuhnya salah, hanya saja presentase kebenaran tentang sesuatu lebih besar daripada kesalahan sehingga kita menganggapnya benar secara total -tapi tidak berlaku untuk hal yang paten- begitupun sebaliknya.
Lalu apa hubungan nalar dengan kehidupan manusia? Dalam filsafat, segala sesuatu itu pasti memiliki hubungan karena pada dasarnya cangkupan lebih luas setiap dari kita yang hidup maupun benda mati adalah kehidupan.
Nalar sendiri lebih berfungsi sebagai mesin alat untuk bertahan hidup yang secara tidak langsung membuat manusia selalu memilih kepada jalan yang ia yakini sebagai kebenaran dan ketepatan. Maka dari itu kita tidak bisa asal menyalahkan keyakinan orang lain tetapi setidaknya kita mengingatkan mereka agar selalu berada di jalan yang benar.
Berbicara tentang kehidupan pasti tidak jauh dengan orientasi kehidupan itu sendiri, secara umum manusia jaman sekarang memiliki alur kehidupan yang sama seperti : lahir kemudian sekolah agar bisa melanjutkan kuliah ataupun langsung kerja dan pada waktunya akan menikah lalu memiliki anak dan meninggal. Hanya saja seseorang yang bisa dibilang dewasa akan memanfaatkan orientasi kehidupannya dengan baik sehingga dia tidak hanya lahir sebagai manusia lalu bertahan hidup hingga ajalnya, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi sesama makhluk hidup.
Dan sebagaimana yang kita tahu bahwa kehidupan sendiri cangkupannya luas, maka penulis akan membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan mulai dari hakikat kehidupan itu sendiri, psikologi dari beberapa sisi sampai hal kecil seperti pengembangan diri.
Have a nice reading....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar